Skip to main content

Untungjawa island

What do you remember when you hear "island" or "beach"?


Pastinya bakal kepikiran sesuatu yang indah, bukan? Airnya yang biru atau hijau, langit biru nan cerah, terik panas matahari ditambah angin laut yang sepoi-sepoi, perfect banget untuk dinikmati berjemur, plus ada sebatok air kelapa disebelah. Beehh mantab! Or maybe you remember the girls with their slimbody wearing bikini? Hahahaa..

Talk about beach, talk about island, today I will share my ngebolang to the beach at Untungjawa island.

Untungjawa ini letaknya di Kepulauan Seribu, Jakarta - Indoneesia.

Sebenernya udah lama aku ngebolang ke pulau Untungjawa ini dan sering banget kesini malah karna saking deketnya dari rumah. Klo aku lagi BT, sedih, pengen refreshing, biasanya aku ke pulau ini buat menenangkan diri.

Kali pertama aku datang ke pulau Untungjawa, itu pulau sumpah kotor banget, sampah dimana-dimana, setiap sudut pulau pasti adaaaa aja sampah bertumpukan. Melihatnya pun, jadi ga betah berlama-lama, tapi mencoba mencari tempat yang bersih, bener-bener bersih yang ga ada sampahnya, aku nemuin satu tempat, letaknya di pojokan banget, tersembunyi, disitu pasirnya putiiiihh, banyak karang-karang putiiiihh, airnya bening, ombaknya kecil-kecil, ada pohon rindang + ada tempat duduk bambu putih. wah perfect banget deh buat nyantai.


Seiring berjalannya waktu, pulau Untungjawa ini semakin terurus, semakin bagus, semakin baik keadaannya, semakin terawat. Mungkin karna Gubernurnya sekarang cinta keindahan alam kali yak dan peduli lingkungan banget. Hahahaa..

Ga perlu berlama-lama, aku sharing rute dari rumah ke Untungjawa ya, gini rutenya:
  1. Dari rumah, aku naik motor sampai ke Tj. Pasir
  2. Di Tj. Pasir bayar parkir motor Rp. 10.000,- per motor
  3. Dari Tj. Pasir naik kapal untuk nyebrang ke Pulau Untungjawa bayar Rp. 50.000,- per orang (itu udah biaya PP loh), kapal berangkat kalo udah penuh
  4. Finally, sampe deh ke Untungjawa island, jarak tempuh naik kapal itu cuma 30 menit kok, ga lama-lama amat kan. Hehehee. Kalo kamu mabok laut, siapin antimo ya sama plastik, ya kali aja kamu nembak di kapal. Hehehee.. :D
Sesampainya di Untungjawa, kamu bisa main sport air, disana ada:


  1. Banana boat bayar Rp. 25.000,- per orang
  2. Flying fish, ga tau berapa karna belum pernah nyoba
  3. Snorkling ke Pulau Rambut bayar Rp. 50.000,- per orang
  4. Kalau untuk urusan makanan, harganya terjangkau kok, Rp. 50.000,- juga cukup untuk sehari per orang.
  5. Untuk souvernir seperti baju, ya rata-rata harganya Rp. 30.000,- 
Untuk jam pulang, kapal terakhir jemput itu jam 17.30 WIB. Dalam perjalanan pulang, nikmati sunset, mantab. Kalau kamu telat, ya wasallam, nginep deh kamu disana. Hahahaa..
Untuk biaya penginapan, beraneka ragam, ada yang RP. 300.000,- per malam per kamar, ada juga yang lebih. Kalo ga mau keluarin biaya, ya tidur aja di tepi pantai pake tenda. Hahaha..

Semoga ini bisa jadi referensi teman-teman yang mau ngebolang ke pulau Untungjawa. ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Jelajah Pantai Sako, destinasi wisata pantai baru di kawasan Bungus

4 Januari 2016, aku bersama 2 wanita kece bertualang ke Pantai Sako.   Petualangan ini menggunakan motor, karna angkutan umum agak susah, cuma ada satu-satu yang dimana antar angkutan umum bisa berjarak waktu 30 menit.. Perjalanan dimulai dari jam 1 siang, berangkat dari rumah. Eits jangan lupa persiapan bekal untuk disana karna biasanya klo di tempat wisata harga makanan bisa selangit.   Untuk menuju Pantai Sako, jalannya searah ke Pelabuhan Teluk Bayur. Klo naik motor, perjalanan ke Pantai Sako kurang lebih 1,5 jam aja dengan kecepatan 40km/jam dan ga ada macet. Saat udah sampai di Pelabuhan Teluk Bayur, kekecean pantai mulai jelas terpampang nyata. Dan berhubung kita tahunya jalan cuma nyampe situ, akhirnya kita nanyain ke salah seorang Bapak arah jalan ke Pantai Sako. Eh ternyata si Bapak ini mau ke arah Pantai Sako juga, yaudah si Bapak itu nebeng kita kesana.   Sepanjang jalan itu, viewnya kereeeennn......   Ini fotonya,   Ini...

Perlu bawa kamera kemanapun kaki melangkah! Kenapa?

Selamat siang.........selamat berakhir bulan, selamat menerima gaji bagi kamu yang baru terima gaji hari ini. Hari ini aku mau berbagi pengalaman mengenai kamera. Ya, KA ME RA ! Buat temen-temen, perlu ga sih bawa kamera setiap saat? Buat aku, perlu pake banget. Kenapa perlu? Karna sebagai seorang yang suka foto-foto, kamera adalah perangkat penting yang mesti aku bawa kemana kaki melangkah, mulai dari main ke rumah temen, ke kantor, jalan-jalan cuci mata di mall dan yang lainnya. Sederhana aja sih buat aku, aku itu orangnya kalau jalan (bawa kendaraan), selalu memperhatikan kanan dan kiri jalan yang aku lewati. Saat itu juga, pasti ada aja objek yang menarik perhatian aku, objek yang berada disuatu tempat yang ga semestinya, objek yang unik yang jarang ada, objek yang memanggil aku seperti ini, "Foto aku, foto aku. Aku sangat jarang seperti ini." atau "foto aku karna kamu hanya bisa menemukan aku hari ini saja." Setelah aku amati, aku liat-liat, aku perhat...

Yogyakarta, kotanya Pelajar Indonesia

Hari ini, kita ngebahas trip aku yang kemana ya? sek sek, tak mikir dulu yo. Gimana kalau trip aku ke Jogja? Yes, Yogyakarta! Kota pelajarnya Indonesia. Entah kenapa Jogja itu disebut Kota Pelajar? Kalau menurut aku sih, karna Jogja itu banyak anak-anak rantauan dari berbagai daerah datang ke Jogja untuk belajar, melanjutkan study disana. Mungkin karna itu kali ya, atau mungkin ada pendapat teman-teman yang lain. Kalau bicara soal Jogja atau kota Yogyakarta, yang aku inget adalah angkringan di Malioboronya. Angkringan disana tiap malem selalu ramai oleh anak-anak muda, semakin malam semakin ramai, apalagi nih ya kalau malem minggu. Pernah waktu ke Jogja, malam minggunya aku nongkrong di perempatan Malioboro, semakin malam semakin ramai, banyak komunitas-komunitas yang kumpul, mulai dari komunitas fotografi, komunitas musik, komunitas motor, komunitas basket, komunitas dance, masih banyak lagi deh. Yang aku inget juga adalah harga makanannya, makan bisa sepuasnya, harganya beehh ...